31 Pelajaran Hidup (Ep. 2)
Yha, maafkan saya. Postingan ini jedanya sampai dua minggu dari yang bagian pertama. Tidak ada pembelaan, saya memang bersalah dalam menunda-nundanya. Nggak sibuk juga kok. Memang tidak punya motivasi untuk melanjutkannya saja. Ini lah yang menjadi pelajaran berikutnya:
12. STOP PROCRASTINATING. Ya, saya masih sering kali gagal di pelajaran hidup yang ini, masih harus mengulangi pelajarannya berkali-kali. Menunda-nunda hal yang ingin dilakukan ini tidak selalu untuk hal yang bersifat major dan grande, lho. Seperti menunda melanjutkan postingan blog pun sudah procrastinating. Menunda menggantung jaket yang baru dipakai, menunda mencuci sepatu, menunda mandi, menunda mengelap meja yang sudah berdebu, menunda mencuci piring di wastafel, menunda maskeran. Mungkin kesannya ini sepele ya tapi ini merupakan tanda-tanda betapa lemahnya mental kita untuk melakukan sesuatu yang kita tahu HARUS kita lakukan. Beberapa hari ini saya sudah punya mantra yang saya rasa lumayan ampuh untuk mengusir godaan menunda-nunda ini: Emangnya kalo lo nggak ngerjain ini, lo mau ngapain sih? Rebahan sambil main hape doang kan? Dan buat saya sih itu lumayan mempermalukan saya ya. Don't waste your time for not doing anything.
13. Selalu, selalu, selalu mengatakan kebenaran. Ini sulit dan sering kali menakutkan. Tapi balik lagi ke pelajaran hidup nomor tiga sebelumnya, jangan pernah menjadikan rasa takut sebagai alasan melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Be afraid, but jump anyway.
14. Jangan pernah menjadikan hidup orang lain sebagai template hidup kamu. sekian milyar manusia di bumi ini memiliki jalan dan waktunya masing-masing. Memiliki keinginan dan kepentingan yang berbeda-beda. Kalau teman kamu di umur 25 sudah menikah dan kamu di umur yang sama masih pulang ke kamar yang kosong, nggak apa-apa. Kalau teman kamu di umur 30 sudah punya rumah sendiri dan kamu masih ngekost, nggak apa-apa. Berhenti menjadikan sukses orang lain sebagai definisi sukses kamu. Define your own happiness, create your own story. Get married at whatever age you are ready and buy house at whenever you have the money.
15. Perlakuan orang lain ke kamu bukan lah standar bagaimana kamu memperlakukan mereka. Orang lain bisa memperlakukan kamu dengan buruk, berbohong, menyakiti kamu, tapi jika kamu tahu kamu bukan lah orang seperti itu, tindakan mereka itu tidak akan membuat kamu memperlakukan mereka demikian. Be strong in holding your good characters, don't let the bad things being thrown at you change it. Be strong, always.
16. Jangan merokok, jangan mencoba obat-obatan adiktif, jangan mabuk-mabukan, jangan tenggelam dalam kegiatan seks bebas, jangan keranjingan pornografi, jangan mengijinkan hal yang bisa merebut kontrol dari diri kamu masuk. Satu-satunya hal yang bisa kontrol di hidup ini hanyalah kelakuan dan pikiran kita sendiri, jangan kehilangan akan kontrol diri sendiri.
17. Pilih lah teman-temanmu dan orang-orang yang menghabiskan waktu bersamamu dengan baik. Mereka yang sering kamu ajak ngobrol, jalan bersama, atau sekedar nongkrong bareng. Cari mereka yang bisa menginspirasi kamu untuk tahu lebih banyak hal, untuk melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda, untuk mengenalkan kamu ke hal-hal baru yang baik, yang senang berbagi kebaikan denganmu. You are the average five person you hang out with, so be selective.
18. Uang itu kalau banyak kurang, sedikit cukup. Uang itu terdiri dari angka dan angka tidak akan pernah selesai, tidak ada habisnya. Mereka yang mengejar uang akan selalu mendapati diri mereka tidak cukup dan terus-menerus mengejarnya. Be enough first with what you have earn now and leveled up from there. Yang bisa membuatmu merasa cukup adalah rasa syukurnya, bukan jumlah uangnya.
19. Belajar menikmati menjadi sendiri, physically maupun mental sense. Belajar menjadi nyaman dengan diri sendiri, belajar mendengar dalam kesunyian. Belajar untuk tidak tergantung dengan keberadaan orang lain untuk bisa menjadi bahagia. Happiness is an inner work. Mereka yang tidak bisa menemukan kenyamanan dengan diri mereka sendiri, tidak akan bisa menemukan kenyamanan dengan orang lain.
20. Jangan terlibat dalam gosip selebritas. Beneran. Bersihkan pikiran kalian dari konflik-konflik yang kalian bahkan tidak kenal orangnya. Mengetahui orang lain memiliki hidup yang penuh drama dan kemalangan memang bisa sangat menyenangkan, merasa hidup kita lebih baik. Tapi sungguhlah itu suatu kesia-siaan yang hakiki. Daripada kalian scrolling feed-nya Lambe Turah, lebih baik kalian nonton video soal masak pasta. Use your time and energy well. What you feed to your mind will root there and affected your decision making somehow.
(bersambung)
12. STOP PROCRASTINATING. Ya, saya masih sering kali gagal di pelajaran hidup yang ini, masih harus mengulangi pelajarannya berkali-kali. Menunda-nunda hal yang ingin dilakukan ini tidak selalu untuk hal yang bersifat major dan grande, lho. Seperti menunda melanjutkan postingan blog pun sudah procrastinating. Menunda menggantung jaket yang baru dipakai, menunda mencuci sepatu, menunda mandi, menunda mengelap meja yang sudah berdebu, menunda mencuci piring di wastafel, menunda maskeran. Mungkin kesannya ini sepele ya tapi ini merupakan tanda-tanda betapa lemahnya mental kita untuk melakukan sesuatu yang kita tahu HARUS kita lakukan. Beberapa hari ini saya sudah punya mantra yang saya rasa lumayan ampuh untuk mengusir godaan menunda-nunda ini: Emangnya kalo lo nggak ngerjain ini, lo mau ngapain sih? Rebahan sambil main hape doang kan? Dan buat saya sih itu lumayan mempermalukan saya ya. Don't waste your time for not doing anything.
13. Selalu, selalu, selalu mengatakan kebenaran. Ini sulit dan sering kali menakutkan. Tapi balik lagi ke pelajaran hidup nomor tiga sebelumnya, jangan pernah menjadikan rasa takut sebagai alasan melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Be afraid, but jump anyway.
14. Jangan pernah menjadikan hidup orang lain sebagai template hidup kamu. sekian milyar manusia di bumi ini memiliki jalan dan waktunya masing-masing. Memiliki keinginan dan kepentingan yang berbeda-beda. Kalau teman kamu di umur 25 sudah menikah dan kamu di umur yang sama masih pulang ke kamar yang kosong, nggak apa-apa. Kalau teman kamu di umur 30 sudah punya rumah sendiri dan kamu masih ngekost, nggak apa-apa. Berhenti menjadikan sukses orang lain sebagai definisi sukses kamu. Define your own happiness, create your own story. Get married at whatever age you are ready and buy house at whenever you have the money.
15. Perlakuan orang lain ke kamu bukan lah standar bagaimana kamu memperlakukan mereka. Orang lain bisa memperlakukan kamu dengan buruk, berbohong, menyakiti kamu, tapi jika kamu tahu kamu bukan lah orang seperti itu, tindakan mereka itu tidak akan membuat kamu memperlakukan mereka demikian. Be strong in holding your good characters, don't let the bad things being thrown at you change it. Be strong, always.
16. Jangan merokok, jangan mencoba obat-obatan adiktif, jangan mabuk-mabukan, jangan tenggelam dalam kegiatan seks bebas, jangan keranjingan pornografi, jangan mengijinkan hal yang bisa merebut kontrol dari diri kamu masuk. Satu-satunya hal yang bisa kontrol di hidup ini hanyalah kelakuan dan pikiran kita sendiri, jangan kehilangan akan kontrol diri sendiri.
17. Pilih lah teman-temanmu dan orang-orang yang menghabiskan waktu bersamamu dengan baik. Mereka yang sering kamu ajak ngobrol, jalan bersama, atau sekedar nongkrong bareng. Cari mereka yang bisa menginspirasi kamu untuk tahu lebih banyak hal, untuk melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda, untuk mengenalkan kamu ke hal-hal baru yang baik, yang senang berbagi kebaikan denganmu. You are the average five person you hang out with, so be selective.
18. Uang itu kalau banyak kurang, sedikit cukup. Uang itu terdiri dari angka dan angka tidak akan pernah selesai, tidak ada habisnya. Mereka yang mengejar uang akan selalu mendapati diri mereka tidak cukup dan terus-menerus mengejarnya. Be enough first with what you have earn now and leveled up from there. Yang bisa membuatmu merasa cukup adalah rasa syukurnya, bukan jumlah uangnya.
19. Belajar menikmati menjadi sendiri, physically maupun mental sense. Belajar menjadi nyaman dengan diri sendiri, belajar mendengar dalam kesunyian. Belajar untuk tidak tergantung dengan keberadaan orang lain untuk bisa menjadi bahagia. Happiness is an inner work. Mereka yang tidak bisa menemukan kenyamanan dengan diri mereka sendiri, tidak akan bisa menemukan kenyamanan dengan orang lain.
20. Jangan terlibat dalam gosip selebritas. Beneran. Bersihkan pikiran kalian dari konflik-konflik yang kalian bahkan tidak kenal orangnya. Mengetahui orang lain memiliki hidup yang penuh drama dan kemalangan memang bisa sangat menyenangkan, merasa hidup kita lebih baik. Tapi sungguhlah itu suatu kesia-siaan yang hakiki. Daripada kalian scrolling feed-nya Lambe Turah, lebih baik kalian nonton video soal masak pasta. Use your time and energy well. What you feed to your mind will root there and affected your decision making somehow.
(bersambung)
Komentar
Posting Komentar